Budaya Intelektual

Sobat sekalian, sering kita jumpai di kampus kampus di Indonesia melupakan dirinya sebagai salah satu komunitas intelektual. Sebagai contoh adalah kegiatan perploncoan dalam penyambutan mahasiswa baru dan maraknya perlakuan ‘bullying’ dengan alasan ulang tahun misalnya.

Kadang saya merasa kasihan melihat kelakuan sebagian kaum intelektual tersebut karena sekarang telah menjadi tradisi yang entah diakui atau tidak dilakukan secara turun menurun bahkan berkembang ke lapisan pendidikan menengah.

Coba perhatikan, seseorang diikat disalah satu tiang, dan rame-rame yang lain melumuri dengan lumpur atau telur. Ada sorakan gembira atas perlakuan yang kadang menurut saya itu tidak pantas dan etis dilakukan oleh kaum intelektual.

Banyak sesungguhnya budaya intelektual yang lebih elegan dilakukan ketimbang tindakan ‘bullying’. Bisa dengan pemberian bunga atau menampilkan profilnya pada setiap media yang tersedia. Untuk lebih berkesan bisa saja hal itu dilakukan secara formal dengan penyambutan.

Mungkin pihak pengelola perlu memberikan pijakan agar buday intelektual itu bisa dimulai dari kampus kita. ‘STOP BULLYING’ dan memfasilitasi pemberian ucapan selamat misalnya. Semoga budaya intelektual bisa bermartabat di kampus kampus dan sekolah di tanah air kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *